Jl. Jatibarang 8 No. 1A, Pulo Gadung Jakarta Timur
sd@izzatussunnah.com
Home » Sikap Anak Cerminan Dari Kedua Orang Tua

Sikap Anak Cerminan Dari Kedua Orang Tua

Sikap Anak Cerminan Dari Kedua Orang Tua

Daftar Isi

Anak merupakan cerminan nyata dari orang tuanya. Apa yang dilihat setiap hari, mulai dari sikap, ucapan, hingga cara menyelesaikan masalah, akan dengan mudah ditiru oleh si kecil. Pepatah lama mengatakan, “buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, dan hal ini terbukti benar dalam proses tumbuh kembang anak.

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan pentingnya peran orang tua. Beliau bersabda bahwa setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, namun kedua orang tuanyalah yang kemudian dapat menjadikannya Yahudi, Nashrani, atau Majusi.


كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“Setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi.”

Pesan ini mengingatkan betapa besar tanggung jawab yang dipikul ayah dan ibu dalam menjaga fitrah anak agar tetap berada di jalan kebaikan.

Teladan Nyata dari Kehidupan Sehari-hari

Anak-anak lebih mudah meniru perilaku nyata daripada sekadar mendengar nasihat. Orang tua yang bersikap sabar, jujur, dan penuh kasih sayang akan memberikan contoh kuat yang secara tidak langsung tertanam dalam diri anak. Sebaliknya, kebiasaan buruk seperti mudah marah atau berkata kasar, juga akan direkam dan ditiru.

Perilaku orang tua bagaikan cetakan bagi anak-anak. Jika orang tua mengarahkan dengan lembut dan konsisten, maka kepribadian anak pun akan terbentuk dengan baik. Inilah mengapa keteladanan menjadi kunci utama dalam mendidik generasi shalih dan shalihah.

Anak Adalah Amanah dan Harapan

Tidak bisa dipungkiri, anak merupakan amanah besar dari Allah SWT. Mereka ibarat kertas putih yang bisa digores dengan warna apa pun sesuai bimbingan orang tuanya. Oleh karena itu, setiap tindakan orang tua bukan hanya berdampak pada masa kini, tetapi juga pada masa depan mereka di dunia dan akhirat.

Anak yang tumbuh dengan teladan positif akan memiliki fondasi moral yang kuat, sehingga lebih siap menghadapi tantangan hidup. Sementara itu, kurangnya perhatian dan teladan dapat membuat anak mencari contoh lain di luar rumah, yang belum tentu sesuai dengan nilai agama dan moral.

Menjadi Teladan Terbaik

Menjadi orang tua teladan bukan berarti harus sempurna, melainkan berusaha konsisten dalam menampilkan perilaku baik. Setiap kata dan tindakan sebaiknya dipertimbangkan, karena tanpa disadari, anak menjadikan itu sebagai acuan.

Anak-anak adalah investasi jangka panjang. Mereka tidak hanya harapan keluarga, tetapi juga aset berharga bagi masyarakat dan umat. Maka, penting bagi setiap orang tua untuk terus berupaya menjadi contoh terbaik, agar generasi mendatang tumbuh dengan akhlak mulia dan keimanan yang kuat.

Pada akhirnya, anak bukan sekadar anugerah, melainkan juga tanggung jawab besar. Dengan bimbingan, doa, dan teladan nyata dari orang tua, diharapkan mereka dapat menjadi pribadi yang shalih dan shalihah, serta membawa kebaikan di dunia dan akhirat.

بارك الله فيكم

📞 Informasi lebih lanjut:
📩 Contact Person PPDB: 0811 923 45 48

📲 Daftar sekarang juga melalui link berikut:
🌐 https://izzatussunnah.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mencetak generasi penerus yang berakidah lurus, berakhlak karimah dan berpengetahuan islam yang benar sesuai Al-Quran dan As-Sunnah.
© 2024 Izzatus Sunnah. All rights reserved.